Selasa, 17 Maret 2015

Pemberontakan kerinduan ...

Dear Daris ... 
Daris ... Dengan siapapun kamu menjalin hubungan kini ? 
dengan siapapun kamu berdiri hari ini ?
dan dengan siapapun kamu kini sudah memulai berkomitmen 
aku senantiasa menerimanya ... mencoba mengikhlaskan secara perlahan .. 
Aku menulis ini, mengungkapkan segala gelisan tak berarah .. 
aku mengerti kamu mungkin tidak pernah membaca ini, namun biarlah .. aku percaya akan segala kekuatan do'a lalu aku memejamkan kata seraya berkata '' Tuhan, semoga Daris membaca ini '' 

Aku tak pernah ingin merusak tatanan rapi bersulam sutera cintamu dengan nya .. dengan siapapun yang kini diistimewakan ... 
Namun, izinkan aku .. sekali saja menatapmu seperti malam itu .. 
Izinkan aku kembali menggenggam tanganmu seperti gelap itu ...
Izinkan aku bersandar kembali dipundakmu .. 
Bersandar lagi dipunggungmu dan ku hirup aroma tubuh tubuhmu yang kesejuta kali kemudian diawetkan dalam dada pernafasan ... 

Beri aku kesempatan, menuntaskan rindu yang terus meronta menuntut ku untuk berbicara ... 
mengungkapkan segala rasa cinta yang pernah singgah di peraduan dada dan membuatku lemah tak bersuara ... Membicarakan rasa yang datang tanpa permisi kemudian pergi dan datang kembali bermiliyar kali ... 

Semalam saja, katakan pada wanitamu .. Bahwa ada wanita yang tersiksa disini ... 
Akan kupertegas dan kuperjelas ... 
Dan berjanji tak akan melisntas dalam ceritamu berikutnya .. 

Tuhan, bisakah kau dengarkan ? 
Segala pengaduan, kerinduan dan rasa cinta yang semakin semu dan abu ? namun membuatku lemah dan layu ...
Tuhan, bisakah ? sesegera mungkin kau ketuk palu pengabulan 
perpaduan antara lara dan lira 

Tuhan, bisakah ? membuatnya mengingat ada aku yang masih mengikat sebongkah cinta tak bersyarat dan tak berhakekat .. 


 Nesha ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar